"Nah BKKBN sendiri juga tidak ketinggalan. Tentu para ASN jajaran di birokrasi ini juga saling gotong royong semampunya, seikhlasnya untuk menjadi (duta) Bapak Asuh Anak Stunting," paparnya.
Lebih lanjut, Hasto juga berharap dalam kick off acara Hari Keluarga Nasional bisa menjaring ribuan anak asuh yang akan direkomendasikan oleh Duta Bapak Asuh Anak Stunting. Sehingga, kata Hasto, tema yang diusung dapat terrepresentasikan dengan gotong royong yang terealisasikan dengan baik.
Sementara itu, Hasto juga mengatakan bahwa pihaknya akan menggerakkan produk lokal sebagai solusi makanan seimbang dan bergizi. Dia juga memaparkan bahwa gerakan tersebut merupakan salah satu dari programnya, yakni Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di tiap-tiap desa.
"Sehingga nanti kalau ada dermawan bapak asuh ini mau membantu makanan, kalau perlu dimasak di desa itu sudah ada dapurnya, ada timnya Dashat," katanya.
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!