Negara-negara lain, termasuk Inggris dan Spanyol, juga telah mengurangi pengujian. Namun, pengujian berulang di seluruh kota tetap menjadi bagian utama dari rencana "nol-Covid" di China.
"Kita perlu belajar, dan tidak ada yang melakukannya dengan sempurna," kata pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dale Fisher seperti dikutip dari Medical Daily, Ahad (22/5/2022).
WHO mendesak negara-negara untuk melakukan pengujian pada semua kasus yang dicurigai setelah virus corona pertama kali terindentifikasi. Pengawasan global membantu para ilmuwan memahami risiko penyakit parah atau kematian serta risiko penularan.
Artikel Terkait
Minyak Venezuela vs Demokrasi AS: Mengungkap Motif Tersembunyi di Balik Intervensi yang Mengguncang Amerika Latin
KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Tersangka, Rp100 Miliar Uang Percepatan Haji Dikembalikan!
Timothy Ronald Dilaporkan Polisi! Kronologi Penipuan Kripto Rp 3 Miliar yang Bikin Heboh
Video Batang Timur 16 Detik Terungkap: Modus Love Scam yang Rusak Reputasi & Cara Hindarinya!