Ia menjelaskan penyebab awal ledakan di RS Eka Hospital dari alat DPS pensuplai listrik ke Magnetic resonance imaging (MRI).
"Dari alat DPS pensuplai listrik MRI. Itu over hight kemudian timbul percikan api dan meledak," jelas dia.
Ledakan yang terjadi sekitar pukul 5.00 WIB itu kata dia, sempat menimbulkan api. Namun, langsung ditangani petugas rumah sakit dengan APAR.
"Semper ada cuman langsung dipadamkan sama pihak sekuriti. Iya pakai APAR," kata dia.
Ledakan tersebut mengakibatakan kerusakan di salah satu ruangan RS.
"Ini masih di cek ada bahan kimianya gak," katanya.
Atas peristiwa tersebut, disebutkan tidak ada korban jiwa.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Investasi Strategis PT Metro Timur Indonusa: Mengapa Startup Gagal Meski Produknya Bagus?
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!