POLHUKAM.ID - Seperti diketahui, McDonald’s menjadi salah satu target boikot karena memberikan dukungan pada Israel.
Gerakan BDS Indonesia mengatakan bahwa McDonald’s adalah salah satu brand dan produk yang perlu diberikan tekanan sosial karena telah memberikan dukungan pada Israel.
Menanggapi hal tersebut, PT Rekso Nasional Food sebagai pemegang waralaba McDonald’s Indonesia pun mengeluarkan pernyataan resmi mereka.
Dikutip JawaPos.com dari website resmi McDonald’s Indonesia, PT Rekso Nasional Food menyampaikan keprihatinan mereka atas eskalasi konflik di Gaza, Palestina.
“Sebagai pemegang waralaba dan pengembang merek McDonald’s di Indonesia, kami memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” tulis mereka.
PT Rekso Nasional Food mengatakan segenap direksi dan karyawan ingin mendukung upaya dari berbagai pihak, termasuk pemerintah Indonesia.
Dukungan tersebut akan dilakukan dengan memberikan bantuan kemanusiaan kepada para korban di Gaza, Palestina.
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!