“Kedua, apakah ada menteri yang bisa ditekan oleh anggota DPR RI? Ketiga, kalau ada, apakah sang menteri tidak bisa menolak tekanan itu?” ungkapnya.
Dia lantas menantang Mahfud menyebutkan sosok menteri yang pernah mendapat tekanan dan proyek yang pernah diminta anggota DPR.
“Kalau Mahfud MD menceritakan hal di atas, sebaiknya Mahfud menyebutkan secara terang benderang, menteri mana yang pernah ditekan dan proyek apa yang diminta oleh anggota DPR RI itu?” kata Nasir.
Lebih lanjut, Nasir memandang sikap Mahfud yang melempar tuduhan demi mendapat pujian dan citra baik adalah cara yang tidak tepat. “Saya tidak membicarakan Mahfud MD sebagai cawapres, tapi sebagai Menko Polhukam,” tandasnya
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!