2. Pemerintah perlu memastikan adanya lokasi penampungan yang terpusat untuk para pengungsi Rohingya yang berada di Aceh.
Lokasi tersebut harus memenuhi kriteria tidak terlalu dekat dengan permukiman masyarakat, memiliki aksesibilitas yang terjangkau untuk penyediaan kebutuhan dasar, dan menjamin faktor keamanan.
Penting untuk memastikan bahwa pemerintah daerah, yang diwakili oleh Kementerian Dalam Negeri, bergerak sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat terkait penanganan pengungsi, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016.
Baca Juga: Heboh! Pengungsi Rohingya Ngeluh Porsi Makan yang Sedikit, Minta Tambah dengan Bahasa Isyarat
3. Pemerintah memiliki kemampuan untuk memberikan dukungan dalam penanganan pengungsi Rohingya melalui alokasi dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pendekatan ini harus sesuai dengan kemampuan finansial pemerintah dan mematuhi peraturan perundang-undangan, serta mempertimbangkan kepentingan masyarakat setempat.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: aboutmalang.com
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!