Terkait petugas dan fasilitas yang melayani jamaah haji, Maruf menegaskan bahwa semuanya telah dipersiapkan dengan baik.
"Mulai tim medis hingga pelayanan fasilitas di tanah suci sudah dipersiapkan dan akan terus ditingkatkan. Itu komitmen pemerintah untuk jamaah haji," tegasnya.
Sementara itu Gubernur Jawa Timur, Khofifah mengungkapkan 449 jemaah haji kloter pertama berasal dari Kabupaten Tuban dan Bojonegoro. Rinciannya, 197 merupakan jamaah pria dan 246 jamaah perempuan.
Baca Juga: Emiten Sawit Ini Menebar Dividen Segede Rp847 Miliar
Selama menunaikan ibadah haji mereka didampingi empat orang, yakni satu orang ketua kloter, satu orang pembimbing, satu dokter, dan satu perawat. "Jadi, total secara keseluruhan kloter pertama terdiri 449 orang,"pungkas Khofifah.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!