"Saya tidak minta [penjelasan] Sekjen [Kementan] lebih dulu, tetapi saya minta [penjelasan] saudara Dirjen PKH. [Bagaimana] tindak lanjut mengenai [yang] anda katakan [tentang] vaksin [PMK]," tegas Sudin dalam keterangan tertulis, Rabu (8/6/2022).
Menurutnya, vaksin PMK ini mesti menjadi sorotan utama mengingat Hari Raya Iduladha yang segera tiba. Selain itu, dia mengatakan bahwa banyak masyarakat yang mengirim pesan terkait dengan hewan ternaknya yang mati akibat PMK.
"[Vaksin PMK] Ini yang menjadi fokus kami, jadi jangan dianggap enteng. Hari ini dari subuh kira-kira ada 50 WhatsApp masuk ke saya sampai ada yang nangis, sapinya tiga ekor mati dua tinggal satu mau Iduladha," kata Sudin.
Sudin menilai Kementerian Pertanian, terlalu santai menangani kasus tersebut. Bahkan dia menilai bahwa PKH tidak melakukan tindakan apapun.
"PKH santai saja kok, enggak ada gerakan," ungkapnya Sudin.
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!