"Yang pertama, harus anti islamophobia dan penista agama," ujar Aziz Yanuar kepada GenPI.co, Selasa (14/6).
Menurut Aziz, sosok pemimpin negara harus tegas mengusut tuntas tragedi KM 50 yang menewaskan 6 laskar eks anggota FPI.
Bahkan, dia mengatakan sosok tersebut harus anti utang asing dan jual aset negara.
"Anti penegakan hukum tak berkeadilan, tidak kompromi pada PKI dan komunis," tuturnya.
Aziz juga menyoroti soal banyaknya gerakan pecinta sesama jenis atau LGBT.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?