POLHUKAM.ID - Pakar politik Ikrar Nusa Bhakti, menyoroti pentingnya calon pengganti Kapolri tidak termasuk dalam kategori “Geng Solo”.
Hal itu dia sampaikan di tengah beredarnya isu pergantian Kapolri.
Ikrar melalui kanal YouTube-nya, Ikrar Nusa Bhakti, melontarkan pertanyaan apakah calon pengganti Kapolri akan menjadi sosok yang lebih dekat dengan Presiden Prabowo Subianto atau tetap berada dibawah pengaruh mantan Presiden Joko Widodo.
Menurutnya, meskipun nama Kapolri yang mendatang sulit dipisahkan dengan Jokowi, figur yang menjadi calon pengganti Kapolri tidak boleh termasuk dalam lingkaran yang banyak pihak menyebutnya sebagai “Geng Solo”.
“Yang penting dia bukanlah orang yang terlalu dekat (dengan Jokowi) seperti yang disebut oleh banyak orang sebagai orang-orang yang masuk dalam kategori Geng Solo,” ujar Ikrar dikutip Senin (15/9/2025).
Ikrar menyebut Kapolri saat ini, Listo Sigit Prabowo dan Panglima TNI, Agus Subiyanto sebagai contoh figur yang masuk dalam kategori tersebut.
Isu tersebut, ujar Ikrar, menjadi penting bagi citra Presiden Prabowo, dikarenakan sikap masyarakat yang sangat memperhitungkan Kapolri.
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?