"Ya itu tadi, pada baca komik, main PS (PlayStation)," lanjutnya.
Meskipun rekaman ini sudah lama, status Gibran yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia memberikan relevansi baru pada pernyataannya.
Warganet sontak membanjiri kolom komentar dengan beragam reaksi.
Sebagian memuji kejujurannya sebagai sikap yang apa adanya dan menyegarkan di tengah panggung politik yang penuh kepura-puraan.
Namun, tidak sedikit yang menyayangkannya.
Banyak warganet yang langsung membandingkannya dengan sosok proklamator Mohammad Hatta, seorang negarawan yang dikenal sebagai kutu buku sejati.
Kisah legendaris Bung Hatta yang menjadikan ribuan buku sebagai mahar pernikahannya kembali diungkit sebagai standar ideal seorang pemimpin.
"Bung Hatta ketika melihat podcast ini?," tulis keterangan dalam video editan yang beredar, seringkali diiringi emoji menangis.
Kontras antara pemimpin masa lalu yang menjadikan buku sebagai sahabat dan pemimpin modern yang lebih akrab dengan komik dan konsol game menjadi inti dari perdebatan.
Kini, video tersebut tidak hanya menjadi kenangan digital, tetapi juga bahan refleksi publik tentang ekspektasi terhadap figur seorang pemimpin di era yang terus berubah.
👇👇
😅🤣 pic.twitter.com/OcEvjOANT8
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan