“Bahwa tidak ada kejanggalan terhadap keaslian dari ijazah Pak Jokowi baik yang diupload Dian Sandi Utama maupun yang di gelar perkara khusus. Percayalah bagi yang nggak percaya juga bebas. Seminggu yang lalu saya sampaikan ke penyidik,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kesimpulan baru ini didapat setelah melakukan penelitian lanjutan dengan metode berbeda. “Hasil penemuan baru saya menyatakan bahwa memang ada itu watermark dan emboss yang ada pada dokumen... konsisten,” jelas Rismon. Ia menambahkan bahwa fitur hologram memang tidak ditemukan pada dokumen tersebut.
Upaya Damai dan Mekanisme Restorative Justice
Pengacara Rismon, Jahmada Girsang, menegaskan bahwa tujuan pertemuan ini adalah untuk menyelesaikan perkara secara damai. “Pertemuan tadi adalah bersahabat dan itu tujuan kita. Dan tujuannya tentu menyelesaikan perkara ini khususnya Rismon dengan Pak Jokowi,” ujar Jahmada.
Dia menjelaskan bahwa syarat utama Restorative Justice adalah kesepakatan saling memaafkan, yang telah disampaikan baik secara lisan maupun tertulis. Jahmada menggambarkan suasana pertemuan berlangsung hangat. “Cukup bersahabat. Sudah ketawa di dalam... Kita diterima secara pribadi oleh Pak Jokowi,” terangnya.
Respons Dokter Tifa Terbaliknya Posisi Rismon Sianipar
Perkembangan ini mendapat respons dari peneliti dan penulis, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, yang pernah satu perjuangan dengan Rismon dalam mengusung kasus dugaan ijazah palsu Jokowi.
Melalui akun media sosialnya, Tifa menyebut perjuangan tersebut berat dan melelahkan. "365 hari. 8.760 jam. 525.000 menit. Tidak semua orang sanggup," tulisnya. Ia juga menyampaikan pesan, "Rismon, bagaimanapun kita sudah pernah berjuang sama-sama buat memutihkan hitamnya sejarah bangsa ini."
Pernyataan Tifa ini muncul setelah Rismon menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf terbuka, mengakui kekeliruan dalam analisis yang ditulisnya di buku "Jokowi's White Paper" karena keterbatasan data saat itu.
Artikel Terkait
Said Didu Sindir Rismon: Permintaan Maaf Ijazah Jokowi Hanyalah Intan Cacat yang Terbuang?
Viral! Mobil Pickup India untuk Koperasi Desa Sudah Tiba di Sukabumi, Benarkah?
OTT KPK Heboh! Bupati & Wakil Bupati Rejang Lebong Ditangkap, Ini Kronologi Lengkapnya
Prabowo Buka Suara: Pejabat Ini Dinilai Mengecewakan & Bikin Bangsa Susah!