Kekayaan 50 Konglomerat Setara 55 Juta Rakyat: Warisan Ketimpangan Jokowi yang Bikin Miris

- Senin, 27 April 2026 | 06:25 WIB
Kekayaan 50 Konglomerat Setara 55 Juta Rakyat: Warisan Ketimpangan Jokowi yang Bikin Miris

Bhima menambahkan, gembar-gembor hilirisasi di periode kedua Jokowi bukanlah untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia, melainkan hanya menguntungkan segelintir elite dengan mengapitalisasi sumber daya alam mentah ke negara tetangga.

"Indonesia memiliki cadangan nikel yang melimpah, namun biji nikel kita impor dari Filipina dan Solomon Island, pulau kecil. Karena hampir habis, pulau-pulau kecil di Indonesia dikeruk oleh rente kebijakan hilirisasi Jokowi," tambah Bhima.

"Jadi, apa yang ditinggalkan Jokowi? Yang miskin semakin miskin, yang menengah semakin turun, sementara yang kaya semakin mendapatkan rente. Bukan hanya dari infrastruktur, jalan tol, BUMN yang bangkrut, tetapi juga dari apa yang disebut sebagai hilirisasi. Itu semua adalah kerjaan Jokowi," lanjut Bhima.

Mirisnya, kekayaan para konglomerat Indonesia ini tidak disimpan di dalam negeri untuk menghindari pajak.

"Uangnya mungkin tidak di sini, uangnya di Singapura, di Dubai, di Hongkong, di Makau, di negara-negara surga pajak," tandasnya tanpa menyebutkan 50 konglomerat yang dimaksud.

Halaman:

Komentar