Menurut dia, untuk mencari teman koalisi memang tidak mudah, terutama terkait persyaratan ambang batas parpol mengajukan pasangan capres-cawapres sebesar 20 persen. Wakil ketua MPR itu mengatakan, PKB paham diri yaitu harus membuka komunikasi dengan semua parpol dan tidak jemawa.
Sehingga partainya selalu ajak partai yang bisa bergabung dalam koalisi. "PKB tahu diri karena punya 10 persen suara. Ketika bersama Gerindra, ini semakin dekat karena untuk persyaratan 20 persen terpenuhi, apalagi nanti Semut Merah bergabung maka akan lebih meyakinkan koalisi ini menang," kata Jazilul.
Dia menjelaskan, Gerindra setuju PKB tetap menjalin komunikasi dengan partai-partai lain, meskipun kedua partai tersebut sepakat menjalin kerja sama di Pemilu 2024. Adapun Gerindra dan PKS bakal mengusung Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Pemilu 2029: Bukan Banteng vs Gajah, Tapi Satu Kekuatan Ini yang Paling Ditakuti Analis
Prabowo Tantang Pakar Ekonomi: Siap-siap dengan Kejutan Besar
Luhut Bongkar Masalah OJK: Komisioner Terlalu Berkuasa, Respons Lambat, Ini Solusinya!
Misteri Penolakan Demokrat: Strategi Rahasia Amankan Jalan AHY ke Pilpres 2029?