Berita mengejutkan dari Partai Solidaritas Indonesia. Melalui Grace Natalie, PSI mengumumkan bahwa salah satu pendiri partai tersebut, Sunny Tanuwidjaja mengundurkan diri dan menyatakan mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Jelas ini menghebohkan mengingat rekam jejak PSI melalui kader-kadernya tegas menentang Anies Baswedan. Belum lagi fakta bahwa Sunny adalah mantan tangan kanan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok makin membuat publik bertanya-tanya tentang apa yang sedang terjadi.
Mengenai “membelotnya” pendukung Ahok dan PSI ke Anies Baswedan ini, pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun ikut memberikan komentar.
Menurut Refly, pembelotan ini memnag penuh dengan tanda tanya dan menimbulkan pertanyaan di publik.
Baca Juga: Rocky Gerung: Semakin Dimusuhi, Semakin Orang Lihat Ada Ketidakjujuran untuk Menghalangi Anies Baswedan!
“This is the question ketika mau hengkang untuk membantu Anies. This is like a mystery apakah dari sisi fundraising, mendokngkrak elektabilitas di antara minoritas, atau ada hal lain? This is the Question,” jelas Refly melalui kanal Youtubenya dikutip Rabu (30/6/22).
Menurut Refly, tidak mungkin mengambil keputusan besar semcam tersebut tanpa adanya pembicaraan antara dua belah pihak (Anies).
Artikel Terkait
Buku Otak Politik Jokowi Segera Terbit: Riset Neurologi Ungkap Sisi Lain Jokowi?
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo