Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi

- Kamis, 26 Maret 2026 | 21:50 WIB
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi

Imbauan Menteri Bahlil: Konsumsi BBM dan LPG Secukupnya, Jangan Panic Buying

POLHUKAM.ID - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, meminta masyarakat untuk membatasi konsumsi BBM dan LPG secara bijak. Imbauan ini disampaikan menyusul krisis energi global akibat eskalasi ketegangan di Timur Tengah. Bahlil menegaskan agar masyarakat tidak melakukan panic buying.

Pemerintah disebut sedang mengoptimalkan produksi BBM dari kilang dalam negeri dan mencari sumber impor dari luar Timur Tengah. Saat ini, cadangan minyak mentah nasional berada pada kisaran 21 hingga 28 hari.

"Saya ingin menyampaikan bahwa tolong kita memakai energi dengan bijak. Tolong SPBU ini bukan untuk industri, tolong dipakai dengan bijaksana," tegas Bahlil dalam kunjungan kerjanya di Jawa Tengah, Kamis (26/3).

Panduan Konsumsi BBM dan LPG untuk Masyarakat

Bahlil memberikan contoh konkret penghematan energi. Untuk LPG, masyarakat diminta memasak secukupnya dan tidak boros. Sementara untuk BBM, ia mengimbau pembatasan pembelian harian.

"Kalau satu hari katakanlah cukup, contoh ya, cukup 30 liter, 40 liter, ya itu cukup. Tidak usah ada rasa panic buying, tidak perlu ada. Jadi pakailah dengan secukupnya," jelasnya.

Larangan Keras untuk Industri dan Penimbunan

Halaman:

Komentar