POLHUKAM.ID - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merespons pernyataan apabila namanya tidak masuk ke dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan.
"Belum tentu saingan lainnya sangat sempurna atau ideal, tapi paling tidak bisa menjawab kriteria-kriteria yang memang disepakati bersama dalam piagam yang kami tandatangani sebelumnya," kata AHY saat ditemui di Kantor DPP Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/6/2023).
Meski begitu, dia berpendapat bahwa yang paling penting adalah bagaimana chemistry antara dia dan Anies Baswedan terbangun.
"Selama itu semua masih bisa ketemu dan saling menjelaskan, tabayyun, satu sama lain, apa maksud tujuan dari statement tertentu atau sikap tertentu, saya pikir itu sehat," ujar AHY.
Maka, mewakili partainya, AHY menegaskan saat ini Partai Demokrat kembali kepada tujuan yang besar, tidak hanya berlayar namun juga sampai pada tujuan.
"Demikian sebetulnya di sini kami tidak pernah memaksakan siapapun tapi juga siap untuk berdiskusi dengan siapa pun," pungkas dia.
Sebelumnya, nama AHY kini tidak lagi disebut-sebut masuk ke dalam bursa cawapres Anies Baswedan, namun merambah ke pesaing yakni Ganjar Pranowo.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?