POLHUKAM.ID -Cawe-cawe Presiden Joko Widodo dalam urusan partai politik (parpol) jelang Pilpres 2024, tak dipungkiri karena ada riak-riak membahayakan bagi negara.
Pengamat politik Igor Dirgantara menganggap wajar jika isu riak-riak tersebut dihubungkan dengan cawe-cawe Jokowi.
Pasalnya, dia mengamati kontestan Pilpres 2024 tidak hanya diikuti calon presiden (capres) yang belakangan disebut-sebut mendapat dukungan Presiden ketujuh RI itu.
Artikel Terkait
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi