POLHUKAM.ID -Ketua DPP PDI Perjuangan Sukur Nababan mengatakan bahwa partainya tidak memiliki tujuan untuk menggoda Partai Demokrat yang telah tergabung di Koalisi Perubahan.
Menurutnya, yang dilakukan oleh PDIP adalah membangun komunikasi politik sehingga tidak mengurusi perasaan orang tergoda atau tidak.
"Jika orang lain tergoda tentu bukan urusan kami. Kami hanya membangun komunikasi bagaimana kita sebagai sebuah bangsa, biar pun berbeda partai tetapi bisa mensukseskan pemilihan umum (pemilu) 2024," kata Sukur kepada KompasTV, dikutip Liberte Suara, Selasa (13/6/2023).
Terkait sosok yang akan mendampingi calon presiden (capres) Ganjar Pranowo, Sukur mengatakan bahwa itu adalah hak Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Banyak masukan cawapres kepada kami. Keputusan mutlak tetap berada di ibu Ketum," tegasnya.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?