Padahal menurutnya urusan soal restu dari Jokowi ini harusnya tak menjadi persoalan, pasalnya belum tentu sosok yang dijagokan mendapatkan hal tersebut. Yang pasti justru adalah semakin terpecah dan mudah dikendalikannya parpol di Indonesia
"Goldennya belum tentu dapat. Konflik di depan mata," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung telah mengatakan bahwa cawe-cawe ini demi kepentingan bangsa. Ia menilai Jokowi ingin pesta demokrasi ke depan berlangsung dengan jujur, aman dan transparan.
"Ya jadi apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden kebetulan secara langsung di depan pemimpin redaksi beliau menyampaikan cawe-cawe untuk hal yang positif artinya pelaksanaan pemilunya berlangsung transparan, terbuka," kata Pramono.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?