"Politik dari janji ke janji, sementara rakyat jelata dari satu kekecewaan ke kekecewaan yang lain," kata Gigin di akun Twitternya, dikutip Liberte Suara, Senin (14/8/2023).
Di sisi lain, Gigin menuturkan bahwa pemimpin yang berasal dari konglomerat hanya menikmati hasilnya sendiri tanpa ada rakyat di dalamnya.
"Sedangkan para konglomerat menumpuk cuan dari proyek ke proyek," cuitnya, dalam postingannya tersebut
Sumber: suara
Artikel Terkait
Fahri Hamzah Beberkan Fakta: Prabowo Seharusnya Jadi Presiden 25 Tahun Lalu, Bukan Sekarang!
Gagal Total! Gema Nasional Ultimatum Copot Dirut KAI Bobby Rasyidin Setelah Tragedi Beruntun
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Fakta: Para Jenderal TNI Sudah Tahu Soal Teddy Sejak Lama, Bukan Rahasia Lagi!
Kritik Amien Rais ke IKN: Tanah Gembur & Target “Mission Impossible” Prabowo yang Bikin Waswas