Bahkan, Syahganda menilai reaksi masyarakat itu ibarat reaksi fusi dalam teori nuklir.
Dimana, reaksi fusi nuklir adalah penggabungan dua inti ringan menjadi inti lebih berat dengan melepas sejumlah besar energi yang ada.
"Ketika Gus Imin terjadi fusi dalam teori nuklir bukan aritmatika 1 tambah 1 (sama dengan) dua iya kan, fusi itu kekuatan dahsyat sprit Islam Nusantara kekuatan spirit Islam Modernis, ideologis yang selama ini diadu domba tiba-tiba bersatu kan gelombangnya gila kan, bisa itu kan," pungkas Syahganda.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi