Bahkan, Syahganda menilai reaksi masyarakat itu ibarat reaksi fusi dalam teori nuklir.
Dimana, reaksi fusi nuklir adalah penggabungan dua inti ringan menjadi inti lebih berat dengan melepas sejumlah besar energi yang ada.
"Ketika Gus Imin terjadi fusi dalam teori nuklir bukan aritmatika 1 tambah 1 (sama dengan) dua iya kan, fusi itu kekuatan dahsyat sprit Islam Nusantara kekuatan spirit Islam Modernis, ideologis yang selama ini diadu domba tiba-tiba bersatu kan gelombangnya gila kan, bisa itu kan," pungkas Syahganda.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?