POLHUKAM.ID -Bakal calon presiden (Bacapres) PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo dianggap melakukan kampanye terselubung dan mempolitisasi agama karena muncul dalam tayangan azan Magrib di stasiun televisi swasta.
"Kalau dilihat dari azan yang disiarkan di RCTI, di mana GP (Ganjar Pranowo) dimunculkan itu jelas kampanye tersembunyi," ujar Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (10/9).
Artikel Terkait
Gagal Total! Gema Nasional Ultimatum Copot Dirut KAI Bobby Rasyidin Setelah Tragedi Beruntun
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Fakta: Para Jenderal TNI Sudah Tahu Soal Teddy Sejak Lama, Bukan Rahasia Lagi!
Kritik Amien Rais ke IKN: Tanah Gembur & Target “Mission Impossible” Prabowo yang Bikin Waswas
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla