Dengan pencapaian elektoral itu, tentu Puan sangat berat jika dipaksakan untuk bersaing pada Pilpres 2024.
Meski sudah menjabat anggota DPR RI, Menteri hingga Ketua DPR RI, kinerja Puan masih biasa-biasa saja.
Puan kata Harits juga belum menunjukkan leadership yang dibutuhkan Indonesia.
"Literasi pendidikan politik masyarakat sudah cerdas, sehingga melihat Puan belum menunjukkan karakter kepemimpinan yang bersentuhan dengan rakyat," jelasnya. (*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Partai Prima Tantang Nasdem: Berani Naikkan PT ke 10 Persen, Kalau Sungguh-Sungguh!
Jokowi Dukung Revisi UU KPK 2024: Pengakuan Dosa atau Drama Politik 2029?
Usulan PT 7%: Ancaman Nyata bagi Kedaulatan Rakyat atau Cuma Rekayasa Politik?
Gibran vs Prabowo di 2029: Mampukah PSI dan Koalisi Strategis Jadi Penantang Serius?