Usai pengumuman nama Mahfud MD sebagai cawapres, Rabu (18/10/2023), Puan juga sempat mempertanyakan kesetiaan Jokowi terhadap pilihan partainya.
"Nanti tanya ya kalau Presiden sudah pulang, mendukung Pak Ganjar Pranowo atau punya pilihan lain? Tolong ditanyakan, saya juga mau tahu jawabannya,” ucap putri Megawati Soekarnoputri itu.
Gibran sendiri sudah resmi dideklarasikan Partai Golkar sebagai cawapres dan sudah menemui beberapa pimpinan partai politik dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Wali Kota Solo itu mengaku sudah mengomunikasikan kemungkinannya maju dalam Pilpres 2024 kepada Puan dan siap menerima sanksi dari PDIP.
"Siap (disanksi PDIP)," kata Gibran saat ditemui di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/10/2023).
Sumber: era
Artikel Terkait
Partai Prima Tantang Nasdem: Berani Naikkan PT ke 10 Persen, Kalau Sungguh-Sungguh!
Jokowi Dukung Revisi UU KPK 2024: Pengakuan Dosa atau Drama Politik 2029?
Usulan PT 7%: Ancaman Nyata bagi Kedaulatan Rakyat atau Cuma Rekayasa Politik?
Gibran vs Prabowo di 2029: Mampukah PSI dan Koalisi Strategis Jadi Penantang Serius?