Lebih jauh, Sudirman merinci bahwa pihaknya baru-baru ini menggelar 62 penggerak Posko TPS Gerakan Rakyat. Mereka berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Jateng.
Dijelaskan pula, terdiri atas 10-20 relawan atau lebih.
"Nah, masing-masing relawan bertugas menggalang pemilih agar mencoblos AMIN. Mereka, kan, mengenal para tetangga di lingkungannya yang masuk DPT di TPS," papar mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu.
Baca Juga: Staf Ahli Ditangkap, Sekda Kota Sukabumi Bilang Begini
Barisan terdepan pemenangan AMIN di Posko TPS Gerakan Rakyat, ulas Sudirman lagi, berganggung jawab mengawal perolehan suara AMIN pada hari pencoblosan, 14 Februari 2023.
Mengenai kalkulasi kontestasi Pilpres 2024 di Jateng, provinsi yang dalam dua pemilu terakhir disebut-sebut sebagai "kandang banteng", orang kedua di Timnas AMIN mengatakan semoga pesta demokrasi berlangsung lancar dan damai.
"Jateng itu, ya, kami anggap lahan bersama. Timmas AMIN berupaya mendulang suara sebanyak-banyaknya dengan menawarkan agenda perubahan kehidupan yang lebih bagi semua lapisan," ujar Sudirman.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: independenmedia.id
Artikel Terkait
Pemilu 2029: Bukan Banteng vs Gajah, Tapi Satu Kekuatan Ini yang Paling Ditakuti Analis
Prabowo Tantang Pakar Ekonomi: Siap-siap dengan Kejutan Besar
Luhut Bongkar Masalah OJK: Komisioner Terlalu Berkuasa, Respons Lambat, Ini Solusinya!
Misteri Penolakan Demokrat: Strategi Rahasia Amankan Jalan AHY ke Pilpres 2029?