Menurut dia, jalan Ganjar Pranowo terhambat jika Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri enggan memberikan tiket capres atau cawapres.
Dia mengatakan meski mendapat dukungan dari sukarelawan, Ganjar Pranowo bakal tetap sulit menuju Pilpres 2024.
"Tanpa restu Megawati dan dukungan PDIP, berat bagi Ganjar untuk maju pada Pilpres 2024 meski mendapat dukungan beberapa komunitas, seperti Teman Ganjar (Tegar) dan Pro Jokowi (Projo)," ujar Catur dilansir dari GenPI.co, Senin (30/5).
Sebelumnya, Tegar diketahui mendukung Ganjar Pranowo yang mana anggotanya berisi lulusan sukarelawan Presiden Jokowi, sedangkan Projo mengincar Ganjar Pranowo sebagai penerus Presiden Jokowi.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?