Jakarta, polhukam.id - Menutup tahun 2023 yang akan berakhir hari ini, relawan dan pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) melakukan refleksi.
Pertama, berkat perjuangan panjang sebelumnya, AMIN akhirnya mendaftar ke KPU pada 19 Oktober 2023 dan kemudian ditetapkan sebagai capres-cawapres.
"Alhamdulillah, kita semua para pendukung, relawan, simpatisan, pasangan AMIN, Mas Anies dan Gus Muhaimin sampai pada level ini. Pasangan kita resmi dicalonkan," kata Ketua Umum DPP Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) La Ode Basir di Jakarta, Minggu, 31 Desember 2023.
Baca Juga: Norma Debat Presiden
Kedua, menjelang tutup tahun 2023 ini, elektabilitas Anies-Muhaimin terus menunjukkan tren kenaikan sebagaimana terekam hampir semua lembaga survei.
Itu artinya, menurut La Ode lagi, kerja-kerja kolosal semua komponen pendukung pasangan yang diusung Koalisi Perubahan ini mulai menampakkan hasil. Hasil sigi berbagai lembaga survei itu terkonfirmasi dengan temuan di lapangan.
Karena dalam dua pekan ini, La Ode fokus roadshow dan gerilya ke berbagai daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah untuk mengonsolidasikan gerakan pendukung AMIN sekaligus menemui masyarakat di akar rumput.
Sementara jajaran yang lain bergerak ke berbagai daerah lainnya di Pulau Jawa dan luar Jawa.
Artikel Terkait
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan