polhukam.id - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sepertinya tengah naik daun di Kota dan Kabupaten Bogor.
Dari hasil simulasi pencoblosan surat suara, muIai capres, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kota/Kabupaten Bogor, suara PKB yang menjadi pengusung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar sebagai calon presiden dan wakil presiden, kerap masuk urutan lima besar.
Perolehan suara partai membuat elektabilitas PKB yang dipimpin Cak Imin itu menjadi tinggi hingga membuat para caleg-nya kecipratan untung.
Baca Juga: Asnawi Mangkualam Bahar Meninggalkan Korea Selatan, Pintu Karier Abroad Terbuka Lebar
Di Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) III misalnya. PKB menempati urutan kedua setelah Gerindra (24,18%) dengan perolehan 13,04 persen. Disusul Partai Golkar (11,00%), PDI Perjuangan (9,97%), Partai Perindo (7,93%), PKS (7,42%), PAN (5,37%), Partai Nasdem (5,12%), Partai Demokrat (3,58%), dan PPP (2,56%).
Dengan perolehan itu, semakin besar suara partai maka akan semakin tinggi pula peluang para caleg-nya mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Bogor.
Dari jatah sepuluh kursi di Dapil III yang terdiri dari tujuh kecamatan meliputi Caringin, Ciawi, Cigombong, Cijeruk, Cisarua, Megamendung, dan Tamansari maka masing-masing partai diprediksi bisa meraih peluang kursi sebagai berikut: PKB (2 kursi), Partai Gerindra (2 kursi), PDI Perjuangan (1 kursi), Partai Golkar (1 kursi), PAN (1 kursi), PKS (1 kursi), Partai Nasdem (1 kursi), dan Partai Perindo (1 kursi).
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?