polhukam.id – Mahfud MD selaku Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3 mengungkapkan alasan dirinya tolak tawaran untuk menjadi Cawapres dari Anies Baswedan.
Seperti yang diketahui bahwa Mahfud MD telah resmi menjadi Cawapres pasangan nomor urut 3 bersama dengan Calon Presiden (Capres) yaitu Ganjar Pranowo.
Mahfud MD mengatakan bahwa sebelumnya dirinya sempat mendapatkan tawaran untuk menjadi Cawapres pasangan nomor urut 1 yaitu Anies Baswedan akan tetapi Mahfud MD menolak tawaran untuk menjadi Cawapres dari Anies Baswedan.
Baca Juga: Pasti Nagih! Tempat Sarapan Khas Pontianak di Palembang, Menu Ramah di Kantong Mulai Rp 3 Ribuan
Pada waktu itu koalisi dari Anies Baswedan terdapat Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS sedang berebutan untuk mendapatkan kursi Cawapres.
Partai Demokrat juga mengancam bahwa akan keluar dari koalisi jika Cawapres yang mendampingi ANies Baswedan bukan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Mahfud MD mengatakan bahwa jika salah satu dari partai tersebut keluar, maka pencalonan Anies Baswedan tidak dapat direalisasikan.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?