Menurutnya, Megawati sangat memahami karakter asli Jokowi dalam mengelola negara jika tidak ada yang mengendalikan, yaitu liar, sehingga sering mengingatkannya sebagai petugas partai.
"Dulu saya sering kesal kalau Mega mengatakan bahwa Presiden Jokowi adalah petugas Partai - tapi sekarang saya mulai coba memahami pernyataan tersebut karena mungkin Bu Mega sangat paham karakter asli Pak Jokowi yang "liar" dalam mengelola negara jika tidak ada yang mengendalikan," ucapnya, dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Senin (25/3).
Melansir dari fajar.co.id, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa setiap kader partai yang duduk di kursi legislatif maupun eksekutif, termasuk Presiden Jokowi, menyandang status petugas partai.
Menurut Megawati, setiap kader partai yang dipercaya mendapat penugasan untuk menduduki jabatan penyelenggaraan diputuskan melalui putusan mahkamah partai.
Artinya, mereka yang duduk di kursi pemerintahan maupun parlemen membawa bendera partai, bukan sebagai individu.
Artikel Terkait
Bahlil Naikkan Harga BBM & LPG: Bumerang Politik Pertama untuk Pemerintahan Prabowo?
Letjen Djon Afriandi Diduga Tampar Ajudan Prabowo: Fakta atau Hoax Viral?
Jokowi Balas Klaim JK: Saya Orang Kampung - Ini Makna Politik di Baliknya
Klaim JK Buka Borok: Pola Pengkhianatan Jokowi pada Pendukung yang Mengorbitkannya?