Iran Akui Kapalnya Disita AS: Ancaman Serangan Balasan yang Bisa Picu Perang Baru?

- Senin, 20 April 2026 | 11:25 WIB
Iran Akui Kapalnya Disita AS: Ancaman Serangan Balasan yang Bisa Picu Perang Baru?

Iran Akui Kapalnya Disita AS, Ancaman Serangan Balasan Menguat

POLHUKAM.ID - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas di wilayah perairan strategis. Iran secara resmi mengonfirmasi bahwa pasukan AS telah menyita sebuah kapal miliknya di Laut Arab. Pemerintah Iran langsung memberikan peringatan keras bahwa aksi balasan akan segera dilakukan.

Klaim Pelanggaran Gencatan Senjata oleh AS

Menurut laporan dari kantor berita Fars yang mengutip pernyataan Markas Pusat Khatam al-Anbiya, pasukan AS dituding melakukan pelanggaran. Klaimnya, AS terlebih dahulu melumpuhkan sistem navigasi kapal Iran sebelum melakukan penyergapan. Tindakan ini dinilai sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang ada.

Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, memperkuat klaim tersebut. Ia menyatakan bahwa pasukan AS bertindak agresif dengan melepaskan tembakan terlebih dahulu sebelum akhirnya menyergap dan menyita kapal tersebut.

“Amerika Serikat yang agresif, dengan melanggar gencatan senjata dan terlibat dalam pembajakan maritim, menyerang salah satu kapal Iran setelah melumpuhkan sistem navigasinya," tegas Zolfaghari.

Ancaman Serangan Balasan dari Iran

Halaman:

Komentar