Menurut Andi Arief, Capres dan Cawapres tidak bisa dipilih dari tekanan kekuasaan atau kemauan individu.
"Idealnya capres dan cawapres adalah kehendak partai. Bukan ditekan oleh kekuasaan," katanya melalui akun Twitter @andiarief_, Senin (6/6).
"Semua partai dalam berkoalisi bebas mengampanyekan siapapun capres dan wapresnya dan akan finalisasi tahun depan," sambungnya.
Artikel Terkait
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi