Kontan, rencana tersebut mendapat kritik dari pengamat politik, Hendri Satrio.
Founder Lembaga Survei KedaiKOPI yang akrab disapa Hensat itu mempertanyakan efektivitas dan tujuan dari rencana tersebut.
"Mengirim ratusan relawan ke IKN? Mau ngapain? Mau kasih konotasi seolah-olah IKN ramai? Oh come on Beb!" kata Hensat kepada RMOL, Kamis (1/8).
Kunjungan ratusan relawan ke IKN disebut-sebut untuk melihat langsung hasil pembangunan yang telah dicapai selama ini. Acara ini direncanakan berlangsung 11 Agustus 2024.
Namun langkah ini dipandang skeptis oleh analis politik Universitas Paramadina itu, yang meragukan urgensi dan manfaat langsung dari kunjungan relawan ke IKN.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?