POLHUKAM.ID -Dengan memakai pesawat jet pribadi dari Rio De Gabriello (RDG) Airlines, mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe (LE) membawa uang puluhan miliar rupiah ke Singapura, salah satunya untuk bermain judi kasino.
Hal itu merupakan materi yang didalami tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat memeriksa Presiden Direktur (Presdir) PT RDG Airlines, Gibbrael Isaak sebagai saksi kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Lukas.
"Jumat (8/9) bertempat di Gedung Merah Putih KPK, tim penyidik telah selesai memeriksa saksi, Gibbrael Isaak," ujar Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Senin siang (11/9).
Ali menjelaskan, saksi Gibbrael didalami soal adanya perintah dari tersangka Lukas untuk membawa sekaligus mengangkut uang tunai.
"Didalami soal dugaan perintah tersangka LE untuk membawa sekaligus mengangkut uang tunai miliaran rupiah dari Papua ke Jakarta, dan juga ke luar negeri menggunakan pesawat jet," pungkas Ali.
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?