HALLO.DEPOK.ID - Pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum TNI terhadap relawan Ganjar - Mahfud di Boyolali menjadi sorotan publik.
Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, mengungkapkan sikap tegasnya terhadap kasus ini.
Menjelaskan secara detail kronologi kejadian pengeroyokan oleh oknum TNI terhadap relawan pasangan capres-cawapres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Boyolali.
Mengapa pengeroyokan terjadi, dan bagaimana para korban mengalami kejadian tersebut.
Penanganan Kasus oleh Dandim Boyolali:
Dandim Boyolali, Letkol Inf Wiweko Wulang Wiwoho, telah mengambil langkah-langkah dalam menangani kasus ini.
Baca Juga: Tragedi Alshy Atas Obsesi Berbahaya, Gadis Cilodong yang Diteror Pria TNI Gadungan
Memberikan pernyataan resmi, memberikan santunan kepada korban, dan langkah-langkah apa saja yang telah diambil untuk menyelesaikan masalah ini.
Sikap Panglima TNI:
Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, memberikan penjelasan mengenai tanggapan dan sikapnya terhadap anggotanya yang terlibat dalam pengeroyokan.
Bagaimana Panglima TNI mengkoordinasikan penanganan kasus ini dengan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak.
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?