BATANG, METROPEKALONGAN.COM – Pelaku penyiram air panas kepada mertua, Sugito, 48, warga Kendal, ditemukan meninggal dunia. Sebelumnya diketahui, sempat SMS keluarganya untuk pamitan.
Pria yang dikenal residivis dan temperamental ini, meninggal diduga akibat tertabrak kereta api pada Selasa sore 16 Januari 2024 di perlintasan kereta api Desa Pagerdawung, Ringinarum, Kendal.
Tubuh korban, terpotong beberapa bagian. Ada dugaan korban Sugito, mengakhiri hidup dengan tidur di jalur kereta. Sehingga tidak diketahui masinis.
Hingga kini belum ada laporan kereta api yang menabrak orang di wilayah setempat. Namun tubuh korban, mudah dikenali, karena hanya terpotong, tidak rusak.
Baca Juga: Sering Mabuk, Menantu Durhaka Siram Ibu Mertua dengan Air Mendidih
Menurut beberapa tetangga, Sugito merupakan seorang residivis dan pernah dihukum karena kasus penganiayaan berat. Hal ini, akibat sifatnya yang temperamental dan suka mabuk-mabukan. Selama ini, di lingkungan tempat tinggalnya Sugito tidak disukai.
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?