KUTOREJO, Jawa Pos Radar Mojokerto - Aksi pemalakan sopir truk terjadi di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kamis (18/1) pagi. Sempat ditangkap warga, pelaku yang berhasil melarikan diri kini tengah diburu polisi.
Kapolsek Kutorejo Iptu Agus Hariyanto menerangkan, aksi premanisme tersebut terjadi sekitar pukul 05.30. Saat itu, pelaku yang belum diketahui pasti identitasnya beraksi seorang diri memalak salah seorang sopir truk asal Jawa Barat yang tengah melintas di Jalan Raya Desa Pesanggrahan.
Pelaku yang mengendarai motor Yamaha Mio J warna putih tanpa nopol tersebut langsung memepet truk korban. Yang kemudian dimintai sejumlah uang.
’’Informasi awal yang kami terima, korbannya truk nopol seri D dari Bandung. Korban dipalak Rp 50 ribu, katanya untuk uang keamanan,’’ ujarnya.
Dengan terpaksa, korban yang notabene dari luar daerah itu menuruti permintaan pelaku. Namun, aksi pemalakan itu diketahui warga setempat. Tak tinggal diam, warga berusaha menangkap pelaku.
’’Tadi memang sempat ditangkap salah seorang warga. Tapi pelaku keburu kabur waktu anggota perjalanan ke lokasi. Motor pelaku yang ditinggal di lokasi kami amankan di mapolsek,’’ urai Agus.
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?