Menurut dia, pelaku memang berniat mencuri kotak amal masjid. Sebab, sudah menyiapkan alat untuk merusak gembok kotak amal.
Ketika berhasil membuka kotak amal, pelaku langsung mengambil uang dan memasukkannya ke dalam tas.
Setelah itu, pelaku menutup kotak amal dengan mukena agar terkesan tidak terjadi apa-apa. ”Yang kami ketahui di CCTV, pembobol kotak amal menggunakan alat semacam linggis,” bebernya.
Baca Juga: Perssu MC Berpeluang Lolos 8 Besar Liga 3 PSSI Jatim, Usai Taklukkan Mitra Bola Utama 2-0
Haeruddin mengungkapkan, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di masjid tersebut. Pencurian isi kotak amal sudah terjadi dua kali. Pihaknya belum mengetahui apakah pelakunya sama atau tidak.
Kejadian tersebut membuat takmir masjid geram. Karena itu, Haeruddin melaporkan aksi pencurian kotak amal tersebut ke Polsek Tamberu, Pamekasan, Sabtu (20/1). Itu dilakukan agar pelaku ditangkap.
”Kami sudah melaporkan ke polsek agar pelaku tidak menganggap remeh dan jera. Kami minta kepolisian segera menindaklanjuti laporan kami,” pintanya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarmadura.jawapos.com
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?