POLHUKAM.ID - Gelombang tsunami akibat gempa dahsyat magnitudo 8,8 yang terjadi di lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia, Rabu (30/7/2025), telah mencapai Hawaii.
"Gelombang tsunami kini melanda negara bagian Hawaii. Tindakan segera harus diambil untuk melindungi jiwa dan harta benda," kata pernyataan Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC), dilansir The Guardian.
Gubernur Hawaii Josh Green mengatakan bahwa semua penerbangan masuk dan keluar dari Maui telah dibatalkan sebagai tindakan pencegahan. Meskipun begitu, ia mengatakan bandara belum terdampak oleh gelombang apapun.
Ia mengatakan sejauh ini juga belum ada rencana untuk mematikan listrik sebelum gelombang menghantam kepulauan tersebut.
"Sejauh ini belum ada gelombang besar yang terlihat," tuturnya.
Sementara itu, Badan Manajemen Darurat Hawaii (EMA) mengatakan semua pelabuhan komersial telah ditutup.
Gempa bumi yang memicu tsunami ini tercatat terjadi di wilayah perairan lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia, yang dikenal sebagai zona seismik aktif. Gempa tersebut memiliki kedalaman yang cukup dangkal, sehingga memicu sistem peringatan tsunami di Jepang dan sejumlah negara yang berbatasan dengan Samudra Pasifik, termasuk Indonesia, hanya beberapa menit setelah getaran terdeteksi.
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?