"Komunikasi itu penting, di masa depan kami akan tetap memiliki komunikasi," kata Peskov di konferensi pers, Rabu (15/6/2022) ketika ditanya pada wartawan tentang hubungan AS-Rusia.
"AS tidak kemana-mana, Eropa tidak kemana-mana, jadi entah bagaimana kami akan berkomunikasi dengan mereka," tambahnya.
Hubungan Rusia dan negara-negara Barat berada di titik terendahnya sejak berakhirnya Perang Dingin. Bahkan sebelum Moskow mengirimkan puluhan ribu pasukannya ke Ukraina dalam apa yang Kremlin sebut sebagai "operasi militer khusus."
Barat meresponnya dalam berbagai sanksi yang tidak pernah diberlakukan sebelumnya. Presiden AS Joe Biden juga berjanji menjadikan Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai "paria" di panggung dunia. Rusia menuduh Washington menggelar "perang ekonomi."
Artikel Terkait
Iran Berencana Tarik Tol Rp257 Triliun di Selat Hormuz: Mampukah Hadapi Penolakan AS?
Gempuran 11 Kota Lebanon Menit Terakhir Jelang Gencatan Senjata, Hizbullah Langsung Balas Dendam
Dubes Rusia Bongkar Fakta: AS & Israel Dituding Jadi Dalang Eskalasi Konflik Timur Tengah
Iran Bongkar Jaringan Mossad: 35 Agen Teroris & Senjata Diamankan, Begini Modus Operasinya!