"Kami ingin meningkatkan kerja sama energi kami dengan Israel," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett di Yerusalem, Selasa (14/6/2022).
Menurut von der Leyen, EU adalah "klien terbesar dan terpenting" Rusia dalam pasokan energi, tetapi invasi tersebut telah mendorong EU untuk menjauh dari bahan bakar fosil Moskow termasuk dengan meningkatkan impor gas alam dari Mediterania timur.
Sebanyak 27 negara EU, Israel, dan Mesir akan menandatangani nota kesepahaman pada Rabu, kata von der Leyen.
Ia mengatakan Israel akan mengekspor gas alam dalam pipa ke Mesir, yang kemudian akan diubah menjadi gas alam cair (LNG ) dan dikirim ke negara-negara anggota EU.
"Bagi kami, sangat penting dan saya sangat bersyukur bahwa kami sekarang mendiskusikan proyek menarik ini bahwa Anda bersedia meningkatkan pengiriman gas ke Uni Eropa melalui Mesir," ujar dia.
Artikel Terkait
Bill Gates & Dokumen Epstein: Fakta Mengejutkan Klaim Penyakit Kelamin yang Dibantah Tegas
Dibalik Panggung Saudi: MBS & Adiknya Berebut Pengaruh, Siapa yang Akan Menang?
10 Nama Besar yang Muncul dalam Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein: Dari Elon Musk hingga Pangeran Andrew
Iran Siapkan Ribuan Kuburan untuk Tentara AS: Persiapan Perang yang Bikin Dunia Bergetar