POLHUKAM.ID - Pidato Presiden Prabowo Subianto di Markas Besar Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menuai sorotan publik di Tanah Air.
Dalam pidatonya, Prabowo ikut menggaungkan perdamaian dunia, termasuk konflik Palestina-Israel.
Namun, gaung perdamaian yang disampaikan Prabowo di hadapan perwakilan negara-negara di PBB justru menuai kritik.
Salah satunya disampaikan oleh Sastrawan Okky Madasari lewat akun X pribadinya, @okkymadasari pada Selasa (23/9/2025).
Penulis sekaligus Sosiolog itu mengkritik adanya penangkapan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap orang-orang yang diduga terlibat dalam demonstrasi rusuh pada Agustus 2025 lalu.
Menurutnya, operasi penangkapan itu masih terjadi di tengah lawatan Presiden Prabowo ke PBB.
"Gila! Presidennya mau tampil di panggung global bicara tentang perdamaian dunia, tapi di kabupaten polisi-polisi terus nangkapin orang yg gak bersalah," cuit Okky dikutip pada Selasa.
Okky menyebut, pelajar SMA juga menjadi sasaran dari operasi penangkapan polisi. Pendiri Omong-Omong Media itu menyebut pelajar yang ditangkap polisi adalah seorang penulis.
"Dan kali ini, pelajar SMA penulis @omongomongcom yang ditangkap!" cuitnya.
Sontak cuitan Okky Madasari yang mengkritik tindakan polisi terkait operasi penangkapan orang di sejumlah daerah menuai atensi dari kalangan netizen.
Bahkan, muncul spekulasi jika pelajar SMA yang dikabarkan ikut ditangkap polisi adalah berinisial FZ, pegiat literasi di Kediri, Jawa Timur.
"Mengutuk keras penangkapan pegiat literasi FZ," kecam salah satu netizen.
"Viralkan!" seru yang lain.
"Serukan! Sampai terdengar!" timpal netizen lainnya.
👇👇
Gila! Presidennya mau tampil di panggung global bicara tentang perdamaian dunia, tapi di kabupaten polisi-polisi terus nangkapin orang yg gak bersalah. Dan kali ini, pelajar SMA penulis @omongomongcom yang ditangkap!
Pidato Lengkap Prabowo Saat KTT Palestina di PBB
Berikut pidato lengkap Prabowo.
His Excellency, President Emmanuel Macron, President of the French Republic, and His Highness Prince Faisal Bin Farhan Al-Saud, Foreign Minister of the Kingdom of Saudi Arabia, as the co-chairs of this distinguished meeting, welcome everyone.
Co-chairs, excellencies, and distinguished representatives of the United Nations, I wish to extend our deepest appreciation and highest regards to the governments of France and the Kingdom of Saudi Arabia for their leadership in convening this important deliberation.
It is with a heavy heart that we recall the ongoing, unbearable tragedy in Gaza. Thousands of innocent lives, many of them women and children, have been killed, famine looms. Human catastrophe is unfolding with our eyes. We condemn all acts of violence against innocent civilians.
Therefore, it is today with dignity that we gather to take our historical responsibility. This responsibility speaks not only to the fate of Palestine, but also to the future of Israel, and also to the very credibility of the United Nations.
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran