Klaim Pengambilalihan Pemerintahan oleh AS
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat telah mengambil alih pemerintahan Venezuela setelah menangkap Nicolas Maduro. Trump mengatakan AS akan menjalankan pemerintahan sementara hingga waktu yang tidak ditentukan.
Trump mengindikasikan pemerintahan akan diserahkan kembali setelah terjadi transisi yang dianggap tepat dan bijaksana di Venezuela, meski tanpa penjelasan rinci. Selain itu, AS disebut tetap memberlakukan embargo minyak terhadap Venezuela.
Dakwaan terhadap Maduro dan Ibu Negara
Setelah dibawa ke Amerika Serikat, Nicolas Maduro bersama istrinya, Cilia Flores, akan menghadapi berbagai dakwaan. Dakwaan tersebut diklaim terkait dengan kejahatan narkoba dan senjata.
Situasi ini memicu ketegangan politik internasional dan menyoroti dinamika hubungan antara Amerika Serikat dengan Venezuela, serta potensi implikasinya terhadap stabilitas kawasan.
Artikel Terkait
Trump Tuntut Deportasi Anggota Kongres AS: Mungkinkah Hukum Dikalahkan?
Iran Tuduh AS & Israel Pakai Propaganda Nazi Goebbels: Apa Target Sebenarnya di Balik Isu Nuklir?
Blok Sunni Baru Pimpinan Turki-Mesir: Ancaman Nuklir yang Lebih Menakutkan dari Iran bagi Israel?
Hegemoni AS Terbongkar: Alasan Israel Bebas Iuran Board of Peace yang Bikin Dunia Geram