Kemajuan Teknologi ICBM Korea Utara Tingkatkan Ancaman Nuklir ke Tingkat Global
Ancaman nuklir dari Korea Utara kini memasuki fase yang lebih berbahaya. Ancaman ini tidak lagi hanya soal jumlah hulu ledak, tetapi didorong oleh kemajuan pesat dalam teknologi rudal balistik antarbenua atau Intercontinental Ballistic Missile (ICBM). Perkembangan ini menimbulkan kekhawatiran serius di tingkat internasional.
Kemampuan Produksi Nuklir dan Rudal Korut yang Meningkat
Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, mengungkapkan fakta mengerikan bahwa Korea Utara memiliki kapasitas untuk memproduksi material nuklir yang cukup untuk 10 hingga 20 senjata nuklir baru setiap tahunnya. Kapasitas produksi yang masif ini berjalan beriringan dengan pengembangan teknologi ICBM yang terus maju tanpa hambatan berarti.
Kombinasi mematikan antara stok nuklir yang bertambah dan kemampuan peluncuran jarak jauh ini mengubah Korea Utara menjadi kekuatan nuklir yang tidak hanya mengancam kawasan regional Semenanjung Korea, tetapi juga berpotensi mencapai target-target di benua lain.
Ancaman Regional Berubah Menjadi Ancaman Global
Lee Jae Myung menegaskan bahwa kemajuan teknologi ICBM Korut telah mengubah peta ancaman. Rudal-rudal balistik antarbenua dengan kemampuan membawa hulu ledak nuklir membuat jangkauan ancaman Korea Utara menjadi bersifat global. Hal ini mendorong negara tersebut semakin mendekati status sebagai kekuatan nuklir dengan daya gentar yang diakui dunia.
Artikel Terkait
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Seluruh Pertahanan Venezuela, Trump Ancam Serang Kartel Narkoba
USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran dalam 48 Jam? Ini Langkah AS yang Bikin Dunia Waspada
Iran vs AS: Mural Mengerikan di Teheran & Ancaman Perang Total yang Bikin Dunia Cemas
Wali Kota Selamat dari Serangan RPG: Mobil Antipeluru Hancur, 3 Penyerang Tewas!