Aksi Banser di KPK: Protes Pemeriksaan Gus Yaqut, Situasi Sempat Memanas
POLHUKAM.ID - Puluhan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan pada Kamis (12/3/2026) sore. Kedatangan mereka bertepatan dengan pemeriksaan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji.
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa tiba menggunakan tujuh unit bus serta sejumlah sepeda motor dan mobil komando. Mayoritas anggota Banser mengenakan seragam loreng khas organisasi tersebut dan berkumpul di depan gedung KPK sambil menyuarakan protes terhadap pemeriksaan terhadap tokoh yang mereka kenal sebagai Gus Yaqut.
Aksi Memanas di Depan Gedung KPK
Situasi sempat memanas ketika beberapa anggota Banser berusaha merangsek mendekati pagar pembatas. Mereka terlihat mencoba menarik kawat berduri yang dipasang petugas keamanan di depan gedung KPK.
Aksi tersebut diiringi orasi dari atas mobil komando yang menegaskan solidaritas terhadap Yaqut. Salah seorang anggota Banser dalam orasinya menyampaikan bahwa mereka datang untuk mengawal tokoh yang selama ini mereka anggap sebagai penasihat dan pemimpin organisasi.
“Kalau sahabat Yaqut disakiti, maka mendidih darah kami. Kita tidak pernah takut,” teriak salah satu orator dari atas mobil komando. Mereka juga menyampaikan peringatan kepada lembaga antirasuah agar menjalankan proses hukum secara adil.
Hubungan Erat Banser dan Gus Yaqut
Barisan Ansor Serbaguna merupakan organisasi semi-militer di bawah naungan Gerakan Pemuda Ansor, badan otonom Nahdlatul Ulama. Aksi solidaritas ini tidak lepas dari hubungan panjang antara Banser dengan Yaqut Cholil Qoumas.
Yaqut diketahui pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor selama dua periode, yakni dari 2015 hingga 2024. Selama hampir satu dekade memimpin, Yaqut memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan banyak anggota Banser di berbagai daerah.
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Dua Otak Pencucian Uang Jaringan Narkoba Ko Erwin, Rekening Karyawan Dikendalikan dari Malaysia
Khalid Basalamah Kembalikan Rp 8,4 M ke KPK: Pengakuan Mengejutkan di Balik Skandal Kuota Haji!
KPK Panggil Staf PBNU, Mengapa Mangkir dari Kasus Korupsi Kuota Haji Era Yaqut?
Balas Dendam Keluarga Terungkap: Inilah Motif Mengerikan di Balik Pembunuhan Nus Kei di Bandara Langgur