Resonansi skandal ini justru lebih keras di koridor kekuasaan Barat. Di Amerika Serikat, pusat operasi Epstein, tidak ada pertanggungjawaban hukum yang berarti terhadap rekan-rekan tingkat tingginya. Sebaliknya, di Inggris, karir politik Peter Mandelson runtuh berantakan karena hubungannya dengan Epstein.
Tanggapan resmi Moskow, melalui Maria Zakharova, mengejek absurditas ini: ketika bukti kejahatan para pemimpin Barat sendiri bertebaran, mereka justru asyik membahas hantu Rusia.
Kasus Epstein bukan sekadar kisah kejahatan seksual, tetapi cermin retak dari permainan kekuasaan global, di mana narasi dibentuk, kambing hitam dicari, dan pertanyaan terbesar, siapa yang benar-benar membiarkan semua ini terjadi, tetap menggantung tanpa jawaban yang memuaskan.
Chuck Schumer: AS Tak Bisa Lepas dari Epstein Tanpa Transparansi Penuh
Pemimpin Minoritas Senat AS, Chuck Schumer, menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan bisa lepas dari polemik skandal Jeffrey Epstein sebelum seluruh dokumen terkait dirilis ke publik secara transparan. Dalam pidatonya di Senat, Schumer menyatakan bahwa kebenaran sepenuhnya merupakan syarat mutlak agar publik bisa melangkah maju.
"Amerika tidak akan move on dari berkas Epstein sampai mendapatkan seluruh kebenaran, kebenaran sepenuhnya," ujar Schumer.
Pernyataan ini merupakan respons langsung terhadap sikap Presiden Donald Trump yang sebelumnya menyarankan agar publik mengakhiri pembahasan kasus ini.
Poin-Poin Utama Pernyataan Chuck Schumer:
- Jutaan Dokumen Masih Misterius: Schumer menyebut jutaan dokumen masih "terselubung kegelapan" dan mempertanyakan informasi apa yang sengaja disembunyikan.
- Independensi Departemen Kehakiman (DOJ): Schumer menuding DOJ telah kehilangan independensinya dan hanya berfungsi sebagai alat politik Presiden.
- Tuntutan Transparansi: Isu ini ditegaskan tidak akan mereda selama pemerintah masih menahan dokumen-dokumen krusial.
Jeffrey Epstein ditemukan tewas di sel penjara New York pada 2019. Meskipun rilis dokumen telah menyebut sejumlah nama besar, Schumer meyakini bahwa apa yang dibuka saat ini belum mendekati fakta yang sebenarnya.
Artikel Terkait
Dokumen FBI Bocor: Ternyata Ini Peran Sebenarnya Jeffrey Epstein untuk Mossad
Iran Vs AS: Akhirnya Berunding di Oman Setelah Gagal Digertak, Apa Hasilnya?
Email Rahasia Epstein & Rothschild: Ungkap Peluang Bisnis Gelap di Balik Krisis Ukraina 2014
Misteri Akhir Sang Putra Mahkota: Benarkah Saif al-Islam Gaddafi Tewas Ditembak di Zintan?