Eskalasi Militer: Iran Lancarkan Serangan Rudal dan Drone ke Negara-Negara Teluk
Republik Islam Iran dilaporkan telah melancarkan serangan rudal dan drone secara besar-besaran terhadap sejumlah negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC). Meski pemerintah Teheran menyatakan targetnya adalah pangkalan militer AS di wilayah tersebut, laporan di lapangan menunjukkan bahwa serangan juga mengenai fasilitas sipil dan wilayah permukiman di beberapa negara, termasuk Uni Emirat Arab (UEA), Arab Saudi, Bahrain, Oman, Qatar, dan Kuwait.
Arab Saudi Gagalkan Serangan ke Ibu Kota Riyadh
Pada Minggu (1/3/2026), sistem pertahanan udara Arab Saudi berhasil mencegat rudal balistik yang ditembakkan Iran. Rudal tersebut menargetkan Bandara Internasional Riyadh dan Pangkalan Udara Pangeran Sultan. Seorang pejabat kawasan yang dikutip AFP menyatakan, pencegatan berhasil dilakukan tanpa mengganggu lalu lintas penerbangan atau menimbulkan korban jiwa.
GCC Kutuk Keras dan Siapkan Hak Balas
Merespons agresi ini, para menteri luar negeri negara-negara GCC mengadakan pertemuan darurat luar biasa secara virtual. Dalam pernyataan resminya, GCC mengutuk keras pelanggaran kedaulatan oleh Iran dan menegaskan bahwa keamanan negara-negara Teluk adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
Ketua Dewan Menteri GCC, Dr. Abdullatif bin Rashid Al Zayani, menegaskan bahwa aliansi tersebut kini memiliki landasan hukum untuk melakukan tindakan pembalasan. "Kami memiliki hak legal berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB untuk membela diri, baik secara individu maupun kolektif," tegasnya. Pernyataan ini menandai eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang semakin memanas.
Artikel Terkait
Iran Klaim Bunuh 6 Agen Senior CIA di Abu Dhabi: Fakta atau Propaganda?
70.000 Pasukan Israel vs Iran: Benarkah Ini Tanda Kemunculan Dajjal?
Rahasia di Jari Khamenei: Inilah Ayat Al-Quran yang Selalu Menyertainya dan Makna Tersembunyi
Kepanikan di Bandara Dubai: Serangan Drone Iran Picu Kerusakan Parah dan Evakuasi Massal