Rusia Diam Saat Iran Diserang: Ini 5 Alasan Tersembunyi di Balik Sikapnya!

- Kamis, 05 Maret 2026 | 17:25 WIB
Rusia Diam Saat Iran Diserang: Ini 5 Alasan Tersembunyi di Balik Sikapnya!

Keuntungan dan Kerugian Rusia dari Konflik yang Berkepanjangan

Perang di Iran ternyata membawa sisi positif tertentu bagi Kremlin:

  • Pergeseran Perhatian Global: Fokus media dan diplomatik dunia beralih dari Ukraina ke Timur Tengah, meringankan tekanan pada Rusia.
  • Lonjakan Harga Energi: Penutupan sebagian Selat Hormuz oleh Iran mendongkrak harga minyak dan gas, yang menguntungkan Rusia sebagai eksportir energi utama.

Namun, keruntuhan rezim Iran saat ini justru akan menjadi pukulan strategis bagi Rusia, karena mengikis pengaruhnya dalam upaya menciptakan tatanan dunia multipolar yang dipimpinya bersama China.

Masa Depan Hubungan Rusia dan Iran Pasca-Konflik

Minimnya dukungan militer langsung Rusia berpotensi merenggangkan hubungan dengan Teheran. Analis memprediksi, jika rezim saat ini melemah, Rusia dan China mungkin akan lebih memilih bernegosiasi dengan pemerintahan baru di Iran daripada mempertahankan aliansi lama.

Meski demikian, dalam jangka pendek, Iran kemungkinan akan tetap mempertahankan kemitraan dengan Rusia. Faktor utama adalah hak veto Rusia di Dewan Keamanan PBB, yang menjadi tameng diplomatik berharga bagi Iran di forum internasional.

Pada akhirnya, hubungan Rusia-Iran tetap akan ditentukan oleh kalkulasi realpolitik dan kepentingan nasional masing-masing negara di tengah peta geopolitik global yang terus berubah.

Halaman:

Komentar