Iran Klaim Serang Kapal Tanker AS, Selat Hormuz Dikontrol Penuh
Ketegangan di Teluk Persia memuncak setelah Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim berhasil menyerang kapal tanker minyak berbendera Amerika Serikat (AS). Serangan rudal ini menyebabkan kapal terbakar hebat di perairan utara kawasan strategis tersebut.
Pernyataan Resmi dan Klaim Kontrol Selat Hormuz
Dalam pernyataan resmi yang disiarkan media pemerintah Iran, IRGC menyatakan serangan terjadi pada Kamis (5/3/2026) pagi waktu setempat. Mereka menegaskan serangan ini sebagai operasi balasan dan kini memiliki kontrol penuh atas Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui 20% pasokan minyak dunia. Iran juga mengancam akan menargetkan kapal-kapal berbendera AS, Israel, dan Eropa yang melintas.
Dugaan Balasan atas Penenggelaman Kapal Perang Iran
Serangan ini diduga merupakan balasan langsung atas insiden sehari sebelumnya. Angkatan Laut AS dikonfirmasi menenggelamkan fregat Iran IRIS Dena dengan torpedo di perairan internasional dekat Sri Lanka. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyebut penenggelaman itu yang pertama oleh torpedo AS sejak Perang Dunia II, yang menewaskan puluhan pelaut Iran.
Dampak Langsung dan Respons Internasional
Akibat eskalasi ini, harga minyak dunia melonjak tajam dikhawatirkan gangguan di Selat Hormuz. Ratusan kapal tanker dilaporkan menunda pelayaran. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi independen dari pihak AS atau lembaga maritim mengenai detail kerusakan dan korban jiwa dari serangan ke tanker AS. Pentagon menyatakan sedang memantau situasi dengan ketat.
Potensi Eskalasi dan Ancaman Stabilitas Global
Insiden ini merupakan bagian dari eskalasi perang lebih luas antara AS-Israel melawan Iran, yang telah melibatkan serangan di berbagai front. Situasi di Teluk Persia dinilai sangat fluid dan berpotensi memicu krisis energi global jika ketegangan terus meningkat.
Artikel Terkait
Pernyataan Kontroversial AS yang Bikin Turki & Arab Saudi Murka: Perang dengan Iran Disebut Konflik Agama
Iran Klaim Hantam Tel Aviv dengan Rudal Khorramshahr-4: Hulu Ledak 1,8 Ton & Kecepatan Mach 16, Seberapa Mematikan?
Iran Gunakan Trik Lukisan 3D Helikopter, Israel Tertipu Serang Target Palsu?
Rusia Diam Saat Iran Diserang: Ini 5 Alasan Tersembunyi di Balik Sikapnya!